Galileo Galilei tercatat sebagai Penemu teleskop yang pertama,
lahir di Pisa, tahun 1564. Selagi muda belajar di Universitas Pisa
tetapi mandek karena urusan keuangan. Meski begitu tahun 1589 dia mampu
dapat posisi pengajar di universitas itu. Beberapa tahun kemudian dia
bergabung dengan Universitas Padua dan menetap di sana hingga tahun
1610. Dalam masa inilah dia menciptakan tumpukan penemuan-penemuan
ilmiah. Sumbangan penting pertamanya di bidang mekanika.
Aristoteles
mengajarkan, benda yang lebih berat jatuh lebih cepat ketimbang benda
yang lebih enteng, dan bergenerasi-generasi kaum cerdik pandai menelan
pendapat filosof Yunani yang besar pengaruh ini. Tetapi, Galileo
memutuskan mencoba dulu benar-tidaknya, dan lewat serentetan eksperimen
dia berkesimpulan bahwa Aristoteles keliru. Yang benar adalah, baik
benda berat maupun enteng jatuh pada kecepatan yang sama kecuali sampai
batas mereka berkurang kecepatannya akibat pergeseran udara. (Kebetulan,
kebiasaan Galileo melakukan percobaan melempar benda dari menara Pisa
tampaknya tanpa sadar).
Penemuan Galileo yang paling masyhur
adalah di bidang astronomi. Teori perbintangan di awal tahun 1600-an
berada dalam situasi yang tak menentu. Terjadi selisih pendapat antara
penganut teori Copernicus yang matahari-sentris dan penganut teori yang
lebih lama, yang bumi-sentris. Sekitar tahun 1609 Galileo menyatakan
kepercayaannya bahwa Copernicus berada di pihak yang benar, tetapi waktu
itu dia tidak tahu cara membuktikannya. Di tahun 1609, Galileo dengar
kabar bahwa teleskop diketemukan orang di Negeri Belanda. Meskipun
Galileo hanya mendengar samar-samar saja mengenai peralatan itu, tetapi
berkat kegeniusannya dia mampu menciptakan sendiri teleskop. Dengan alat
baru ini dia mengalihkan perhatiannya ke langit dan hanya dalam setahun
dia sudah berhasil membikin serentetan penemuan besar.
Penemuan
teleskop dan serentetan penemuan ini melempar Galileo ke atas tangga
kemasyhuran. Sementara itu, dukungannya terhadap teori Copernicus
menyebabkan dia berhadapan dengan kalangan gereja yang menentangnya
habis-habisan. Pertentangan gereja ini mencapai puncaknya di tahun 1616:
dia diperintahkan menahan diri dari menyebarkan hipotesa Copernicus.
Galileo merasa tergencet dengan pembatasan ini selama bertahun-tahun.
Baru sesudah Paus meninggal tahun 1623, dia digantikan oleh orang yang
mengagumi Galileo. Tahun berikutnya, Paus baru ini –Urban VIII– memberi
pertanda walau samar-samar bahwa larangan buat Galileo tidak lagi
dipaksakan.
Galileo, dapat dianggap orang yang taat beragama.
Lepas dari hukuman yang dijatuhkan terhadap dirinya dan pengakuannya,
dia tidak menolak baik agama maupun gereja. Yang ditolaknya hanyalah
percobaan pembesar-pembesar gereja untuk menekan usaha penyelidikan ilmu
pengetahuannya. Generasi berikutnya amat beralasan mengagumi Gahleo
sebagai lambang pemberontak terhadap dogma dan terhadap kekuasaan
otoriter yang mencoba membelenggu kemerdekaan berfikir. Arti pentingnya
yang lebih menonjol lagi adalah peranan yang dimainkannya dalam hal
meletakkan dasar-dasar metode ilmu pengetahuan modern.
Home » Posts filed under Penemu
Saturday, 17 November 2012
Penemu Teleskop - Galileo Galilei
Penemu Mikrochip - Jack St. Clair Kilby
Jack St. Clair Kilby tercatat sebagai penemu Mikrochip pertama kali.
Lahir pada tahun 1924, dan tumbuh di Great Band, Kansas, Amerika
Serikat. Pada tahun 1958, Kilby bergabung dengan Texas Instrument (TI)
di Dallas. Selama musim panas pada tahun itu ketika teman-teman
sekerjanya menikmati liburan musim panas, dengan peralatan pinjaman dan
seadanya, Kilby menyusun dan membuat rangkaian elektronik pertama yang
semua komponen komponenya aktif dan pasif difabrikasi pada sebuah
lempeng tunggal material semikonduktor seukuran setengah penjepit
kertas.
Keberhasilan demonstrasi
microchip sederhana skala laboratorium yang pertama kali pada 12
September 1958 tersebut menggoreskan sejarah bagi dunia elektronika.
Jack Kilby kemudian juga menjadi perintis bagi berbagai penemuan lainnya
dalam bidang militer, industri dan aplikasi komersil yang berbasiskan
teknologi microchip. Kalkulator dan thermal printer juga merupakan
penemuannya sebagai co-in-ventor.
Pada tahun 1970, Kilby cuti
dari TI sebelum resmi pensiun pada tahun 1983. Antara tahun 1978 sampai
1984, Kilby menjabat sebagai Distinguished Professors of Electrical
Engineering pada Texas A&M University. Jack Kilby merupakan penerima
dua penghargaan yang paling prestisius dalam bidang ilmu pengetahuan
dan engineering. Pada tahun 1970, dalam suatu upacara di Gedung Putih,
Kilby menerima National Medal of Science.
Kini,
dalam ukuran yang sama memungkinkan terdapat 100 juta transistor. Dari
sirkuit sederhana pertama tersebut telah berkembang pasar microchip
dengan penjualan total 179 miliar dolar AS di seluruh dunia pada tahun
2004, yang mendukung penjualan peralatan elektronik di seluruh dunia
senilai 1,186 miliar dolar AS. Jack St. Clair Kilby meninggal pada
tanggal 20 Juni 2005 yang lalu di Dallas dalam usia 81 tahun karena
penyakit kanker. Namun Kilby akan tetap dikenang. Ia telah membuktikan,
betapa kekuatan suatu gagasan telah mampu mengubah dunia.
Penemu Mesin Diesel - Rudolf Diesel
Rudolf Christian Karl Diesel tercatat sebagai penemu mesin diesel.
ngsaan Jerman dan berimigrasi ke Perancis. Sebagian masa kecil Diesel
dihabiskan di Perancis sampai meletusnya perang Franco-Prussian di tahun
1870. Keluarganya terpaksa mengungsi pindah ke London, Inggris. Dan
menjelang perang berakhir, ibunya mengirim Rudolf Diesel yang masih
berusia 12 tahun untuk tinggal di Augsburg bersama paman dan bibinya
agar dapat berbicara dalam bahasa Jerman dan bersekolah di Royal County
Trade School, dimana pamannya menjadi mengajarkan matematika disana.
Pada
usia 14 tahun, Rudolf Diesel mengirimkan surat kepada orangtuanya yang
berisikan cita-citanya untuk menjadi seorang insinyur, dan setelah
menyelesaikan pendidikan dasar dan menjadi murid terbaik di kelasnya
pada tahun 1873, dia melanjutkan sekolahnya di School of Augsburg.
Selanjutnya pada tahun 1875, dia menerima beasiswa dari Royal Bavarian
Polytechnic di Munich, dimana saat itu Rudolf Diesel terpaksa menentang
keinginan orangtuanya yang kesulitan keuangan dan mengharapkan agar
Rudolf mulai bekerja untuk mencari penghasilan.Sambil kuliah, Rudolf
Diesel bekerja di sebuah pabrik dan mendapatkan banyak pengalaman dari
tempatnya bekerja. Pada tahun 1880, Diesel lulus dari universitasnya dan
mendapatkan kehormatan sebagai murid dengan nilai akademik terbaik.
Rudolf
Diesel mengadakan penelitian, bagaimana agar penggunaan bahan bakar
pada suatu mesin menjadi lebih efisien. Dia tahu bahwa mesin-mesin uap
yang ada pada jamannya, hanya memiliki tingkat efisiensi sebesar 10-15%.
Dia kemudian merancang sebuah mesin dengan bahan bakar yang
disemprotkan kedalam ruang kompresi dimana bahan bakar tersebut akan
terbakar akibat panas yang timbul akibat kompresi. Mesin inilah yang
kita kenal sekarang dengan Mesin Diesel.
Impian Diesel untuk menciptakan mesin dengan efisiensi tinggi menjadi
tercapai, karena sumber bahan bakar untuk mesin diesel yang dipakai
sekarang dan kita kenal dengan nama 'diesel' adalah minyak sisa dari
hasil penyaringan bensin.
Setelah kematian Rudolf Diesel, mesin
diesel menjadi pengganti mesin uap. Mesin Diesel adalah mesin yang berat
dan memiliki bentuk yang lebih kaku dan kokoh dari mesin bensin
sehingga mesin diesel tidak digunakan untuk mesin pesawat terbang,
tetapi mesin diesel berkembang luas sehingga banyak dipakai oleh pabrik,
kapal laut, kapal selam, lokomotif dan mobil modern. Mesin diesel
mempunyai keuntungan karena lebih irit bahan bakar daripada mesin dengan
bahan bakar bensin. Rudolf Diesel khususnya tertarik untuk menggunakan
abu batu bara ataupun minyak sayur sebagai bahan bakar, dan
kenyataannya, mesin yang dirancangnya memang dapat berjalan dengan
menggunakan minyak sayur.
Penemu Radioaktif - Antoine Henri Becquerel
Antoine Henri Becquerel tercatat sebagai penemu Radioaktif.
Lahir di Paris tahun 1852. Pendidikannya baik, dapat gelar doktor tahun
1888. Tahun 1892 dia jadi gurubesar fisika praktis di Musium Sejarah
Alam (Musee d’ Histoire Naturelle) di Paris. Menarik untuk dicatat, baik
kakek maupun bapaknya bukan saja sama-sama ahli fisika tetapi juga
pernah menempati kedudukan yang sama. Anehnya, anaknya pun begitu. Di
tahun 1895 Becquerel jadi gurubesar fisika di perguruan tinggi
politeknik. (Ecole Polytechnique) di Paris. Di sinilah pada tahun 1896
dia membuat penemuan besar yang membuat namanya kesohor.
Tahun
sebelumnya Wilhelm Rontgen menemukan sinar X, satu penemuan yang
menggemparkan masyarakat ilmiah. Rontgen memprodusir sinar X dengan
menggunakan tabung katoda sinar, Becquerel berpikir apakah sinar X tidak
bisa diprodusir dengan kegiatan sinar matahari biasa di atas substansi
non-metal. Becquerel memiliki di laboratoriumnya beberapa kristal
“Potasium uranium sulfate” –satu campuran yang dia tahu non-metalik– dan
dia memutuskan melakukan percobaan dengan itu: pertama, dia menempelkan
beberapa kertas hitam tebal di sekeliling lembaran fotografis untuk
meyakinkan tidak ada cahaya yang bisa tampak dapat mencapai lembaran
itu. Lantas dia letakkan kristal non-metalik di atas lembaran yang
tertutup itu dan menyodorkannya ke bawah sinar matahari. Cukup
meyakinkan tatkala kemudian dapat menemukan film fotografis, satu
bayangan kristal muncul di atasnya.
Mulanya Becquerel yakin bahwa
dia sudah berhasil menemukan sumber sinar X baru. Kemudian, secara
kebetulan, dia menemukan bahwa campuran uranium akan memasukkan radiasi
meskipun tidak disodorkan kepada cahaya yang terbuka. Memang ada
hari-hari di mana buat Becquerel masih samar-samar dan bimbang
mengulangi percobaannya sebagaimana mestinya. Karena itu dia letakkan
barang-barangnya –kristal dan lembaran fotografis yang terbungkus rapi
dan hati-hati– jauh-jauh di lacinya, tanpa terlebih dulu menampakkan
kristalnya di bawah cahaya matahari. Beberapa hari kemudian tak urung
dia memutuskan mencuci lembaran fotografis yang tak terpakai itu. Dia
terkejut, lembaran itu menampakkan bayangan kristal!
Jelaslah apa
yang terjadi bukanlah non-metal biasa. Dengan bijak Becquerel
memutuskan mengurungkan proyek aslinya dan menggantinya dengan
penyelidikan fenomena yang aneh yang dialaminya. Segera dia mengetahui
bahwa radiasi akan diteruskan oleh tiap campuran kimiawi uranium
bukanlah sinar X. (Untuk sementara disebut sinar Becquerel). Becquerel
juga menemukan bahwa jenis baru radiasi ini akan diteruskan oleh
tiap-tiap kimiawi uranium dan tidak saja oleh apa yang diselidikinya
pertama kali. Kenyataannya, dia menemukan bahwa meskipun uranium metal
mengandung radioaktif. Karena radiasi tidak tergantung samasekali pada
bentuk kimiawi uranium, Becquerel menyadari bahwa radio aktivitas
bukanlah berasal dari kimiawi, tetapi harus dari atom uranium itu
sendiri.
Tahun 1896 Becquerel menerbitkan beberapa kertas kerja
ilmiah tentang fenomena yang diketemukannya. Diantara para ilmuwan yang
membaca kertas kerja menjadi tertarik dan kemudian yang melakukan
penyelidikan tambahan adalah Marie Curie. Dia segera mengetahui bahwa
unsur “thorium” juga mengandung radioaktif. Bekerja sama dengan
suaminya, Pierre, dia juga menemukan dua hal yang dulunya tidak dikenal,
yaitu “polonium” dan “radium”, keduanya mengandung radioaktif.
(Kebetulan Marie Curie-lah yang pertama kali menggunakan istilah “radio
aktivitas” untuk menjelaskan fenomena itu).
Penemu Lampu Pijar - Thomas Alva Edison
Thomas Alva Edison merupakan salah satu ilmuwan paling terkenal dan juga tercatat sebagai penemu lampu pijar.
Cuma tiga tahun dia peroleh pendidikan formal, sesudah itu disepak
keluar sekolah karena si guru menganggap anak ini dungu luar biasa.
Ciptaan pertamanya, perekam suara elektronik dibikinnya tatkala umurnya
dua puluh satu tahun. Hasil karyanya itu tidak dijualnya. Sesudah itu
dia menekuni pembikinan peralatan yang diharapnya bisa laku terjual di
pasar, tak lama sesudah dia berhasil membikin perekam suara elektronik,
dia menemukan dan menyempurnakan mesin telegram yang secara otomatis
mencetak huruf, yang dijualnya seharga 40.000 dolar, suatu jumlah besar
pada saat itu. Sehabis itu, bagaikan antri dia menemukan hasil karya
baru dan dalam tempo singkat.
Pada Tahun 1879
Thomas Alva edison berhasil menciptakan lampu pijar, yang menjadikan
namanya di kenang sepanjang sejarah. Edison bukan orang pertama yang
menciptakan sistem penerangan listrik. Beberapa tahun sebelumnya lampu
bersinarkan arus listrik telah digunakan buat penerangan lampu jalan di
Paris. Tetapi, bola pijar Edison berikut sistem pembagian tenaga listrik
yang dikembangkannya memungkinkan adanya penerangan listrik yang
praktis untuk di rumah. Tahun 1882, perusahaannya mulai memproduksi
listrik untuk rumah-rumah di New York, dan dalam tempo singkat sudah
tersebar ke seluruh dunia.
Dengan berdirinya perusahaan listrik
pertama untuk penerangan rumah-rumah, Edison berarti sudah meletakkan
dasar bagi perkembangan industri besar. Penggunaan tenaga listrik bukan
cuma buat penerangan tetapi untuk seluruh aspek kebutuhan rumah tangga,
mulai dari televisi hingga mesin cuci. Lebih jauh lagi, kegunaan tenaga
listrik lewat distribusi jaringan-jaringan yang didirikan Edison dengan
sendirinya mendorong penggunaan listrik untuk sektor industri.
Edison
juga memberi sumbangan besar luar biasa buat perkembangan kamera
perfilman serta proyektor. Dia membuat penyempurnaan penting pertilponan
(karbon transmiternya meningkatkan kejelasan pendengaran),
penyempurnaan di bidang telegram, dan mesin tik. Diantara penemuan
lainnya antara lain mesin dikte, mesin kopi dan tempat penyimpanan yang
digerakkan baterei. Boleh dibilang, Edison merancang lebih dari 1000
penemuan, suatu jumlah yang betul-betul tak masuk akal.
Bahkan
dalam salah satu biografinya disebutkan bahwa Edison berhasil menemukan
lampu pijar setelah mengalami kegagalan 999 kali, artinya baru
penelitian yang ke 1000 kali Edison menemukan lampu listrik. Sungguh
keuletan yang luar biasa. Kalau saja Edison frustasi dan memberhentikan
percobaan penelitiannya ketika mengalamai kegagalan yang je 999 kali,
entah seperti apa bentuk penerangan sekarang.
Penemu Mesin Uap - James Watt
James Watt merupakan salah satu tokoh paling berperan dalam sejarah dan juga namanya tercatat sebagai penemu mesin uap pertama kali.
lahir pada tanggal 19 Januari, 1736 di Greenock, satu kota pelabuhan
laut di Firth Clyde, Skotlandia. Ayahnya adalah pemilik kapal dan
kontraktor, sedangkan ibunya, Agnes Muirhead, datang dari keluarga
terhormat dan berpendidikan. Ketika dia berumur 18 tahun, ibunya
meninggal dan kesehatan ayahnya perlahan-lahan mulai merosot, Watt
melakukan perjalanan ke London untuk melanjutkan study tentang pembuatan
instrument dan peralatan selama satu tahun, kemudian kembali ke
Skotlandia dengan tujuan membuat sendiri bisnis pembuatan instrumennya.
Tetapi
karena dia tidak menyelesaikan tujuh tahun study nya sebagai apprentice
(murid yang bekerja sambil belajar), permohonan untuk membuka bisnis
tersebut terhambat, walaupun pada saat itu belum ada pembuat instrumen
dan peralatan matematika di Skotlandia. Dengan dibantu oleh tiga orang
professor yang ada di Universitas Glasgow, James Watt akhirnya diberi
kesempatan untuk membuka workshop (bengkel) kecil di universitas.
Empat
tahun setelah membuka tokonya, James Watt mulai melakukan percobaan
dengan uap setelah temannya, Professor John Robison, membuat dia
tertarik pada mesin tersebut. Pada saat itu, Watt sama sekali tidak
pernah mengoperasikan mesin uap,
tetapi dia tetap berusaha untuk membuat satu model mesin. Walaupun
gagal, dia tetap melanjutkan percobaannya dan mulai membaca apa saja
yang bisa dibacanya. Dia kemudian secara terpisah menemukan pentingnya
energi panas yang ditimbulkan dan diserap oleh tiap-tiap obyek untuk
mengerti lebih jauh tentang mesin. pada tahun 1765 dia berhasil membuat
sebuah model mesin yang dapat bekerja dengan baik.
Sebagai
penghargaan atas jasa-jasanya atas pengembangan mesin uap yang memicu
revolusi industri, nama Watt diabadikan dan dijadikan sebagai satuan
energi dengan symbol W oleh International System of Units (atau 'SI')
seperti yang kita kenal sekarang.
Penemu Elektron - J.J Thomson
Joseph John Thomson atau lebih dikenal sebagai J.J Thomson (1856-1940) seorang Fisikawan Inggris tercatat sebagai penemu elektron
yang merupakan bagian dari atom, dia juga memperoleh nobel fisika atas
penemuannya itu. Lahir di Creetham Hill, pinggiran kota Manchester pada
tanggal 18 Desember 1856. Dia menjadi penceramah tahun 1883, dan menjadi
profesor tahun 1918. Dia adalah professor fisika eksperimental di
laboratorium Cavendish, Cambridge, dimana dia menggantikan John Strutt,
3rd Baron Rayleigh, dari tahun 1884 sampai tahun 1918 dan menjadi
profesor fisika terhormat di Cambridge dan Royal Institution, London.
Dalam
penelitiannya dia mempelajari bahwa tabung katoda pada kondisi vakum
parsial (hampir vakum) yang diberi tegangan tinggi akan mengeluarkan
“berkas sinar” dimana Thomson menyebut sinar ini sebagai “berkas sinar
katoda” disebabkan berkas sinar ini berasal dari katoda (elektroda
negative). Berkas sinar katoda ini apabila didekatkan dengan medan
listrik negative maka akan dibelokan (berkas sinar katoda ini tertolak
oleh medan negative), berdasarkan hal ini maka Thomson menyatakan bahwa
berkas sinar katoda itu adalah partikel-partikel yang bermuatan negative
yang ia sebut sebagai “corpuscle”.
Dia juga meyakini bahwa
corpuscle itu berasal dari atom-atom logam yang dipakai sebagai
elektroda pada tabung katoda. Dengan menggunakan jenis logam yang
berbeda-beda sebagai elektroda yang dia gunakan pada tabung katoda maka
percobaan Thomson tetap menghasilkan berkas sinar katoda yang sama.
Akhirnya Thomson menyimpulkan bahwa setiap atom pasti tersusun atas
corpuscle. Corpuscle yang ditemukan oleh Thomson ini kemudian disebut
sebagai “electron” oleh G.
Johnstone Stoney. Dari asumsi tersebut dia akhirnya meyakini bahwa atom
sebenarnya tidak berbentuk masiv (berbentuk bulatan yang pejal) akan
tetapi tersusun atas komponen-komponen penyususun atom.
Di alam
atom berada dalam keadaan yang stabil dan memiliki muatan yang netral,
dengan demikian Thomson lebih lanjut mengasumsikan bahwa didalam atom
itu sendiri pasti terdapat bagian yang bermuatan positif. Dari asumsi
tersebut maka Thomson mengajukan struktur atom sebagai bulatan awan
bermuatan posistif dengan elektron yang terdistribusi random di
dalamnya. Model atom Thomson ini lebih dikenal sebagai “plum pudding
model” atau dalam bahasa Indonesia dikenal sebagai “model roti kismis”.
Untuk memudahkan membayangkan model atom ini maka Anda harus
membayangkan sebuah roti dalam bentuk bola yang didalamnya terdapat
kismis yang menyebar merata secara random.
Penemu Bom Atom - Julius Robert Oppenheim
Julius Robert Oppenheim tercatat sebagai penemu Bom atom,
dia merupakan ilmuwan dalam bidang fisika, Tahun 1930-an menjadi awal
keterlibatan Oppenheimer dalam dunia fisika atom dan nuklir. Oppenheimer
banyak menyumbangkan pikiran dalam fisika atom dan nuklir, termasuk
pikiran mula mengenai bintang neutron dan lubang hitam yang sudah
diabaikan astronom dalam jangka waktu yang lama. Oppenheimer secara
jelas menyumbangkan pemikirannya karena ia menentang kebangkitan
kekuasaan fasisme pada era itu. Apalagi di tahun 1939, Amerika
mengetahui kalau Jerman berhasil memisahkan inti atom dan
mengembangkannya menjadi senjata luar biasa.
Maka,
untuk menandingi kekuatan Jerman itu, tahun 1941 Presiden Roosevelt
membentuk Proyek Manhattan dan menunjuk Julius Robert Oppenheimer
sebagai direkturnya. Dalam melaksanakan tugasnya, Oppenheimer
mengembangkan bom atom berikut senjata lain di markas penelitian Los
Alamos, New Mexico. Penelitian lain juga berlangsung di Columbia
University, University of Chicago, dan Oak Ridge, Tennessee. Saat
penelitian, Oppenheimer mengundang para ahli fisika papan atas. Mereka
diajak bekerjasama membuat bom atom. Dari sekian banyak ahli fisika yang
hadir, akhirnya terpilih 3000 orang untuk dijadikan satu tim yang
diketuai Oppenheimer.
Tanggal 16 Juli 1945 atau setelah 3 tahun
bekerja keras melakukan penelitian, Oppenheimer menyaksikan uji coba
ledakan bom atom pertama di gurun New Mexico. Banyak orang menilai,
ledakan itu bakal merubah sejarah dunia untuk selamanya. Terbukti,
selang sebulan setelah uji coba ledakan, dua bom atom menghanguskan
Hirosima dan Nagasaki, membunuh ratusan ribu orang. Keadaan ini membuat
Jepang harus menyerah dan mundur dari PD II pada tanggal 10 Agustus
1945. Meski dikecam kejam karena telah membunuh ratusan ribu jiwa, bom
atom temuan Oppenheimer tetap memiliki dampak positif, karena mampu
mengakhiri PD II yang sudah berlangsung lama.
Setelah Bom Atom Di
Jatuhkan, Oppenheimer menyesali pekerjaannya dan menyerukan agar energi
atom digunakan untuk kepentingan damai. Ia kemudian dipertanyakan
kesetiaanya dan kredibilitasnya dan diajukan ke sidang pemeriksaan untuk
pejabat tinggi AS dan mengakibatkan jabatannya untuk penasehat
pemerintah di bidang keamanan dilepas. Banyak ilmuwan yang merasa tidak
puas pada tindakan yang timbul pada saat histeria nasional yang dipimpin
senator Joseph Raymond McCarthy (namun kemudian dinyatakan salah).
Ketika
perang usai, Oppenheimer tetap aktif dalam bidang ini. Ia pun terpilih
sebagai ketua Komisi Energi Atom Amerika Serikat. Sayang Oppenheimer tak
mulus, ini berkaitan dengan sikapnya yang menentang pengembangan bom
hydrogen kekuatannya lebih dahsyat dari bom atom. Oppenheimer dianggap
berkhianat,ia pun di adili pada tahun 1953. Meski tidak terbukti
bersalah, perlindungan keamanan dan kontraknya sebagai penasehat bagi
Komisi Energi Atom tetap dicabut. Tak patah arang, Oppenheimer tetap
berkarir dan bersemangat.
Dia melanjutkan karirnya sebagai
pendidik pada “the academic post of director of the Institute of
Advanced Study at Princeton University”. Puncaknya di tahun 1963,
Presiden Lyndon B. Johnson menyerahkan penghargaan “Enrico Fermi Award”
dari Komisi Energi Atom. Tiga tahun setelah menerima penghargaan itu,
Julius Robert Oppenheimer harus pensiun karena terkena kanker
tenggorokan. Tahun 1967 ia meninggal dalam usia 63 tahun. Melalui bom
atom, Julius Robert Oppenheimer merubah sejarah dunia untuk selamanya.
Penemu Kamera Digital - Steven J. Sasson
Steven J. Sasson lahir 4 Juli 1950 di Brooklyn, New York Amerika tercatat sebagai penemu kemera digital pertama,
Texas Instruments Inc telah merancang kamera elektronik pada tahun 1972
yang filmless tapi bukan digital, bukan analog yang menggunakan
elektronik. Setelah pencarian literatur tentang digital imaging hampir
tidak mendapatkan hasil, Sasson kemudian tertarik pada apa yang ada,
konverter analog ke digital yang diadaptasi dari komponen Perusahaan
Motorola, Kodak kamera film lensa dan CCD chip kecil diperkenalkan oleh
Fairchild Semiconductor pada tahun 1973.
Dia
mengatur dan membangun sirkuit digital dari awal, menggunakan
pengukuran osiloskop sebagai panduan, Prototipe awal sebuah kamera
digital pertama telah lahir, Tidak ada gambar untuk melihat seluruh
prototipe. Pada Desember 1975, Sasson dan teknisi utamanya membujuk
asisten laboratorium untuk berpose untuk mereka. Gambar hitam -putih,
ditangkap pada resolusi 0,01 megapixel (10.000 piksel ), mengambil 23
detik untuk merekam ke kaset digital dan lainnya 23 detik untuk membaca
dari unit pemutaran ke televisi. Kemudian muncul di layar.
Sasson
sekarang bekerja untuk melindungi hak intelektual dari perusahaannya,
Eastman Kodak Company. Pada 17 November 2010, Presiden AS Barack Obama
memberikan Sasson sebuah medali "National Medal of Technology and
Innovation" di sebuah upacara di Ruang Timur Gedung Putih. Ini adalah
kehormatan tertinggi yang diberikan oleh pemerintah AS untuk ilmuwan,
insinyur, dan penemu.
Penemu Bom Hidrogen - Edward Teller
Edward Teller lahir Teller Ede di Budapest, Austria-Hongaria, 15 Januari 1908, merupakan penemu Bom Hidrogen.
Pada 1939, Teller merupakan salah seorang di antara tiga ilmuwan yang
mendorong Albert Einstein untuk mengingatkan Presiden Franklin D.
Roosevelt bahwa kekuatan fisi nuklir -pecahan sebuah inti atom- bisa
digunakan membentuk senjata baru yang menghancurkan. Pada 1941, sebelum
bom atom pertama lahir, ilmuwan sejawatnya, Enrico Fermi, berpendapat
bahwa fusi nuklir bisa lebih dahsyat.
Karya
berikutnya, dia mengembangkan bom hidrogen yang kemudian lekat pada
identitas dirinya. Peran utamanya dalam pengembangan senjata termonuklir
(bom hidrogen) sangat terkenal. Namun, dia juga membuat kontribusi yang
luar biasa bagi pengembangan rudal balistik yang diluncurkan dari kapal
selam (dasar pencegahan nuklir) dan rudal pertahanan
Ide itu
dikembangkan Teller. Dia melanjutkan membuat bom seperti itu, sehingga
berhasil mendapatkan gelar "bapak bom hidrogen". Namun, kabarnya, dia
membenci istilah tersebut. Bom hidrogen berkekuatan megaton (sejuta ton)
pertama diledakkan pada 1952, meski belum ada satu pun yang digunakan
dalam perang. Sebagai bandingan, bom yang dijatuhkan di Hiroshima dan
Nagasaki hanya seberat belasan kiloton.
Teller merupakan
penasihat kuat bagi sains terapan, selain salah satu pemimpin teknik
yang paling berpengaruh dalam pertahanan nasional sejak Perang Dunia II
sampai saat ini. Nasihatnya juga sangat berpengaruh dalam sistem rudal
inisiatif pertahanan strategis yang dijuluki sebagai "Perang Bintang".
Teller
menerima banyak penghargaan dalam karirnya yang panjang, termasuk
Albert Einstein Award, Enrico Fermi Award, dan Medali Ilmu Pengetahuan
Nasional. Awal tahun ini, pria kelahiran Budapest, Hungaria, itu
mendapatkan penghargaan Medali Kebebasan Presiden, penghargaan tertinggi
di AS.
Peran Dr Edward Teller sangat strategis dalam strategi
persenjataan AS, mulai bom atom saat Perang Dunia II hingga konsep
Perang Bintang semasa Presiden Reagan. Bersama Einstein, dia
"menyadarkan" Presiden Roosevelt terhadap kekuatan nuklir. Di
tahun-tahun terakhir hidupnya ia banyak dikenal untuk anjuran solusi
teknologinya yang kontroversial pada masalah sipil dan militer, termasuk
rencana penggalian pelabuhan buatan di Alaska menggunakan bahan peledak
termonuklir. Pakar "bom kiamat" itu menyerah akibat stroke yang
menyerangnya beberapa hari lalu. Teller meninggal tanggal 9 September
2003 dalam usia 95 tahun di rumahnya di Kampus Universitas Standford,
California.
Penemu Sepeda - Karl Drais
Baron Karls Drais von Sauerbronn atau Karl Drais lahir pada tanggal 29 April 1785 di Karlsruhe, Jerman, tercatat sebagai penemu sepeda yang pertama.
Drais berhasil melakukan terobosan penting,yang ternyata merupakan
peletak dasar perkembangan sepeda selanjutnya. Oleh Von Drais, Hobby
Horse dimodifikasi hingga akhirnya mempunyai mekanisme kemudi pada
bagian roda depan. bentuknya sepeda beroda tiga, bentuk awal dari
sepeda, namun tanpa pedal.
Perjalanannya
yang pertama dilaporkan, dari Mannheim ke Schwetzinger Relaishaus
berlangsung pada tanggal 12 Juni 1817. Pada tahun yang sama, dia
melakukan perjalanan kedua, dari Gernsbach ke Baden, dan lain-lain.
Dengan mengambil tenaga gerak dari kedua kaki, Von Drais mampu meluncur
lebih cepat saat berkeliling. Dia sendiri menyebut kendaraan ini dengan
nama Draisienne. Beritanya sendiri dimuat di koran lokal Jerman pada
1817. Pada 1839, Kirkpatrick Macmillan menambahkan batang penggerak yang
menghubungkan antara roda belakang dan ban depan Draisienne.
Sepeda
Draisienne ini tak bertahan lama, karena setelah itu, mulai muncul
jenis-jenis sepeda baru yang lebih effisien bahkan beberapa di antaranya
ada yang sudah menggunakan pedal, walaupun pedal tersebut masih belum
sempurna seperti sepeda jaman sekarang). Walau begitu, sepeda buatan
Baron von Drais ini tetap harus diacungi jempol, karena sudah mampu
menjadi tonggak munculnya sepeda-sepeda modern di dunia.
sebab
dari penemuannya adalah adanya anomali iklim 1816, Tahun tanpa musim
panas di sebabkan karena letusan maha dahsyat Gunung Tambora di
Indonesia menyebabkan transportasi di Eropa terganggu akibat kegagalan
panen dan kelaparan kuda, dan inilah penyebab dari penemuan Drais 'dari
sepeda beroda tiga tersebut.
Pada tanggal 12 Januari 1818, Drais
dianugerahi sebuah penghormatan dengan gelar duke sebagai imbalan atas
penemuannya. Baden tidak memiliki hak paten atas penemuannya pada waktu
itu. Grand Duke Karl Drais kemudian juga ditunjuk sebagai Profesor
Mekanika. Ini hanyalah sebuah gelar kehormatan, tidak berhubungan dengan
universitas atau lembaga lain. Drais pensiun dari layanan sipil dan
terus menerima gaji sebagai atas penemuannya.
Penemu Teleskop - Hans Lippershey
Hans Lippershey dikenal juga Johann Lippershey
atau Lipperhey, adalah seorang pembuat lensa berdarah Jerman-Belanda.
Ia dilahirkan di Wesel, Jerman Barat. Kemudian ia menetap di Middelburg,
Belanda pada 1594, serta menikah pada tahun yang sama, dan menjadi
warganegara Belanda pada 1602. Ia tinggal Middelburg sampai kematiannya.
Teleskop Galileo, bukanlah teleskop pertama yang ditemukan. Sebelum Galileo,
banyak peneliti yang mengklaim bahwa dirinya adalah penemu teleskop.
Meskipun begitu, teleskop Galileo adalah suatu alat yang lebih baik dari
modifikasi teleskop refraksi yang dibuat oleh orang berkebangsaaan
Belanda, Hans Lippershey.
Teleskop
kemungkinan telah banyak diciptakan lebih awal, dan masih menjadi
perdebatan tentang penemu yang sebenarnya. Tetapi Lippershey dipercaya
sebagai orang pertama mendapat suatu hak paten untuk desainnya dan
membuatnya untuk digunakan secara umum pada 1608. Namun, pada pada
kenyataanya ia gagal menerima suatu hak paten untuk teleskop temuannya
itu. Tetapi akhirnya ia dihadiahi oleh pemerintah Belanda atas duplikat
dari desainnya. ” The Dutch Perspective Glass “, Teropong bintang yang
Lippershey temukan hanya bisa memperbesar tiga kali pembesaran.
Inisiatif awal untuk memperoleh hak paten dari temuannya diajukan pada
bagian akhir laporannya ke Kedutaan Belanda dari Kerajaan Siam yang
dipimpin oleh Raja Ekathotsarot.
Laporan diplomatik segera
disebarkan ke Eropa, dan mendorong eksperimen oleh ilmuwan lain seperti
Paolo Sarpi Italia, yang menerima laporannya pada bulan November, atau
Thomas Harriot dari Inggris pada 1609, dan Galileo Galilei yang segera
memodifikasi teleskop Lippershey. Hans Lippershey memegang sebuah lensa
di depan lensa lain untuk memperbesar jarak objek. Dengan memasang dua
lensa di dalam tabung yang terbuat dari kayu, Lippershey membuat
teleskop yang pertama
Teknik
membuat kaca baru diperkenalkan oleh orang Italia di 1590-an, dan
mungkin beberapa gagasan tentang pengkombinasian lensa ini telah
munculkan komunitas pembuat kaca. Walaupun orang-orang mengklaim bahwa
penemuan yang teleskop dan perangkatnya mustahil untuk dijaga
kerahasiaannya, catatan awal telah ditemukannya suatu perangkat (seperti
teleskop) tercantum pada surat pemerintah Zeeland ke delegasi nya di
Serikat Belanda, tanggal 25 September 1608, yang berisi “siapakah orang
yang menemukan penemuan baru yang dapat melihat benda pada jarak jauh
akan menjadi seolah-olah dekat”. Setelah itu, juga ada petisi dari Jacob
Metius dari Alkmaar, sebuah kota di utara Belanda, yang juga mengklaim
dirinya sebagai penemu teleskop. Klaim ketiga juga muncul dari Sacharias
Janssen, dan juga menjadi bahan pembicaraan di Middelburg, yang muncul
beberapa dekade kemudian. Catatan yang ada tidak cukup memadai untuk
menentukan siapa yang sebenarnya penemu dari teleskop. Semua dapat kita
katakan bahwa hak paten Lippershey adalah awal dari sebuah catatan
ditemukannya teleskop.
Sumber :
- http://akimlinovsisa.wordpress.com/2011/07/09/penemu-teleskop/
Penemu Mesin cetak - Johannes Gutenberg
Johannes Gensfleisch zur Laden zum Gutenberg lahir di kota Mainz sekitar 1398, Jerman, tercatat sebagai seorang penemu mesin cetak pertama kali,
putra bungsu dari pedagang kelas atas Friele Gensfleisch zur Laden,
dari istri keduanya Else Wyrich. Menurut beberapa laporan Friele adalah
seorang tukang emas untuk uskup di Mainz, namun kemungkinan besar ia
juga melakukan perdagangan kain sebagai sumber penghasilannya. Tahun
kelahiran Gutenberg tidak diketahui persis namun kemungkinan besar
sekitar 1398.
Ia menerima latihan awal
sebagai seorang tukang emas. Pada tahun 1411, terjadi pemberontakan di
Mainz, sehingga dia harus pindah ke Strasbourg dan tinggal di sana
selama 20 tahun. Di Strasbourg, beliau menyarai hidupnya dengan membuat
barangan logam. Gutenberg menghasilkan hiasan kecil bercermin untuk
dijual kepada pelawat ugama Kristian. Dia kemudiannya pulang ke Mainz
dan bekerja sebagai seorang tukang emas.
Idea Gutenberg yang
terpenting tercetus ketika dia bekerja sebagai tukang emas di Mainz. Dia
mendapat buah fikiran untuk menghasilkan surat pengampunan dengan
membentuk cop huruf untuk mencetak surat pengampunan dengan banyak agar
dia boleh mendapat banyak wang untuk membayar hutang-hutangnya ketika
dia bekerja sebagai tukang logam dahulu. Pada masa itu buku dan surat
ditulis dengan tulisan skrip gotik dengan tangan dan mengandungi banyak
kesalahan ketika penyalinan serta lambat.
Oleh itu, Gutenbert
mula membuat acuan huruf logam dengan menggunakan timah hitam untuk
membentuk huruf skrip gotik. Pada permulaannya Gutenberg terpaksa
menghasilkan hampir 300 bentuk huruf untuk meniru bentuk tulisan tangan
yang bersambung-sambung. Setelah itu Gutenberg mereka mesin cetak yang
bergerak untuk mencetak. Mesin cetak bergerak inilah sumbangan terbesar
Gutenberg. Setelah menyempurnakan mesin cetak bergeraknya, Gutenberg
mula mencetak beribu-ribu surat pengampunan yang disalah gunakan oleh
Gereja Katolik untuk mendapatkan uang. Penyalah-gunaan ini merupakan
punca timbulnya bantahan daripada sesetengah pihak seperti Martin
Luther.
Pada
tahun 1452, Gutenberg mendapatkan pinjaman wang daripada Johann Fust
untuk memulakan projek pencetakan biblenya yang terkenal. Bagaimanapun
Gutenberg telah dipecat daripada menguruskan pencetakan Bibal itu
sebelum ianya disiapkan sepenuhnya disebabkan Gutenberg dituduh mencetak
surat pengampunan, kalender dan buku bacaan ringan sebagai aktiviti
sampingan. Bagaimanapun Bible yang terhasil masih dikenali sebagai Bible
Gutenberg yang mengandungi 42 baris setiap muka disiapkan pada 15
August 1456 dan dianggap sebagai buku bercetak tertua di dunia barat.
Dua ratus jilid salinan Bible Gutenberg telah cetak, sebahagian kecilnya
(lebih kurang 50) dicetak di atas kulit lembu muda (velum). Bible
Gutenberg yang cantik dan mahal itu dijual pada harga setimpal dengan
tiga tahun gaji seorang kerani biasa. Ia dijual di Pameran Buku Franfurt
pada tahun 1456. Secara kasar hampir 1/4 Bible Gutenberg masih wujud
sekarang.
Selain menjadi peneroka bidang percetakan, Gutenberg
juga mencipta bahan sampingan percetakan seperti dakwat dan cop huruf.
Dakwat yang digunakan merupakan campuran minyak, tembaga, dan timah
hitam masih kekal warnanya. Ianya adalah berlainan daripada dakwat
tulisan biasa kerana dakwat percetakan adalah lebih pekat dan likat.
Gutenberg juga telah menyempurnakan campuran logam untuk membentuk cop
huruf dengan gabungan timah hitam, antimoni dan timah yang masih kekal
digunakan sehingga abad ke 20.
Gutenberg juga dipercayai mula
bekerja untuk menyiapkan Ensiklopedia Catholicon of Johannes de Janua,
setebal 748 muka dengan 2 ruangan setiap muka dan 66 baris setiap satu
ruangan. Pada akhir hayatnya dia diterima sebagai pengiring (courtier)
kepada uskup besar Mainz. Pada tahun 1468 Gutenberg meninggal dan
ditanam di gereja Franciscan, Mainz.
Penemu dinamo - Michael Faraday
Michael Faraday lahir tahun 1791 di Newington, Inggris, tercatat sebagai penemu pertama Dinamo,
i usia empat belas tahun dia magang jadi tukang jilid dan jual buku,
dan kesempatan inilah yang digunakannya banyak baca buku seperti orang
kesetanan. Tatkala umurnya menginjak dua puluh tahun, dia mengunjungi
ceramah-ceramah yang diberikan oleh ilmuwan Inggris kenamaan Sir Humphry
Davy. Faraday terpesona dan ternganga-nganga. Ditulisnya surat kepada
Davy dan pendek ceritera untung baik diterima sebagai asistennya. Hanya
dalam tempo beberapa tahun, Faraday sudah bisa membikin
penemuan-penemuan baru atas hasil kreasinya sendiri. Meski dia tidak
punya latar belakang yang memadai di bidang matematika, selaku ahli ilmu
alam dia tak terlawankan.
Penemuan
Faraday pertama yang penting di bidang listrik terjadi tahun 1821. Dua
tahun sebelumnya Oersted telah menemukan bahwa jarum magnit kompas biasa
dapat beringsut jika arus listrik dialirkan dalam kawat yang tidak
berjauhan. Ini membikin Faraday berkesimpulan, jika magnit diketatkan,
yang bergerak justru kawatnya. Bekerja atas dasar dugaan ini, dia
berhasil membuat suatu skema yang jelas dimana kawat akan terus-menerus
berputar berdekatan dengan magnit sepanjang arus listrik dialirkan ke
kawat. Sesungguhnya dalam hal ini Faraday sudah menemukan motor listrik pertama,
suatu skema pertama penggunaan arus listrik untuk membuat sesuatu benda
bergerak. Betapapun primitifnya, penemuan Faraday ini merupakan “nenek
moyang” dari semua motor listrik yang digunakan dunia sekarang ini.
Ini
merupakan pembuka jalan yang luar biasa. Tetapi, faedah kegunaan
praktisnya terbatas, sepanjang tidak ada metode untuk menggerakkan arus
listrik selain dari baterei kimiawi sederhana pada saat itu. Faraday
yakin, mesti ada suatu cara penggunaan magnit untuk menggerakkan
listrik, dan dia terus-menerus mencari jalan bagaimana menemukan metode
itu. Kini, magnit yang tak berpindah-pindah tidak mempengaruhi arus
listrik yang berdekatan dengan kawat. Tetapi di tahun 1831, Faraday
menemukan bahwa bilamana magnit dilalui lewat sepotong kawat, arus akan
mengalir di kawat sedangkan magnit bergerak. Keadaan ini disebut
“pengaruh elektro magnetik,” dan penemuan ini disebut “Hukum Faraday”
dan pada umumnya dianggap penemuan Faraday yang terpenting dan terbesar.
Ini
merupakan penemuan yang monumental, dengan dua alasan. Pertama, “Hukum
Faraday” mempunyai arti penting yang mendasar dalam hubungan dengan
pengertian teoritis kita tentang elektro magnetik. Kedua, elektro
magnetik dapat digunakan untuk menggerakkan secara terus-menerus arus
aliran listrik seperti diperagakan sendiri oleh Faraday lewat pembuatan dinamo listrik pertama.
Meski generator tenaga pembangkit listrik kita untuk mensuplai kota dan
pabrik dewasa ini jauh lebih sempurna ketimbang apa yang diperbuat
Faraday, tetapi kesemuanya berdasar pada prinsip serupa dengan pengaruh
elektro magnetik.
Faraday juga memberi sumbangan di bidang kimia.
Dia membuat rencana mengubah gas jadi cairan, dia menemukan pelbagai
jenis kimiawi termasuk benzene. Karya lebih penting lagi adalah usahanya
di bidang elektro kimia (penyelidikan tentang akibat kimia terhadap
arus listrik). Penyelidikan Faraday dengan ketelitian tinggi
menghasilkan dua hukum “elektrolysis” yang penyebutannya dirangkaikan
dengan namanya yang merupakan dasar dari elektro kimia. Dia juga
mempopulerkan banyak sekali istilah yang digunakan dalam bidang itu
seperti: anode, cathode, electrode dan ion.
